Grosir Sarung Tenun: Cara Order, Minimum Pembelian, dan Tips untuk Reseller

Membeli grosir sarung tenun untuk dijual kembali butuh perhitungan yang berbeda dari membeli satu atau dua lembar. Ada minimum pembelian, ada jadwal produksi, dan ada pertanyaan yang lebih penting: motif mana yang akan laku di toko Anda.
Panduan grosir sarung tenun ini menjawab tiga hal yang paling sering ditanyakan reseller: berapa minimum pembelian, bagaimana alur order dari awal sampai barang tiba, dan bagaimana menyusun order pertama supaya stok cepat berputar. Contohnya memakai ketentuan yang berlaku di Heritage Loom.
Kenapa sarung tenun tangan menarik untuk dijual kembali
Sarung tenun tangan dibuat lembar demi lembar di alat tenun, jadi tiap lembar punya sedikit perbedaan pada tekstur dan jarak motif. Bagi reseller, perbedaan ini justru menjadi cerita produk yang tidak dimiliki sarung mesin.
Pastikan dulu yang Anda beli memang tenun tangan. Cara mengeceknya, mulai dari tepi kain sampai kewajaran harga, ada di panduan ciri sarung tenun tangan vs sarung mesin. Hal-hal yang perlu ditanyakan ke supplier dirangkum di 5 hal yang perlu dicek sebelum order grosir.
Minimum pembelian grosir sarung tenun di Heritage Loom
Di Heritage Loom, minimum order adalah 1 kodi atau 20 lembar. Satu kodi tidak harus berisi satu motif. Motif dan koleksi siap produksi boleh dicampur, asalkan total pesanannya kelipatan kodi. Misalnya, satu kodi bisa berisi 10 lembar Mahogany Noir dari koleksi Juara Harar dan 10 lembar Ikat Troso dari koleksi Botol Alons.
Ketentuan campur motif ini tidak berlaku untuk produk custom. Desain custom dipesan minimal 1 kodi per desain dan tidak bisa digabung dengan desain siap produksi. Kalau suatu saat Anda ingin punya motif atau label sendiri, alurnya dijelaskan di panduan custom dan maklon sarung tenun. Untuk menjual dengan merek sendiri, langkah-langkahnya ada di panduan sarung private label.
Harga grosir per lembar tercantum di setiap halaman produk di katalog. Makin banyak kodi dalam satu pesanan, makin besar diskonnya: mulai 7% untuk 1–5 kodi hingga 25% untuk 41–50 kodi, seperti tertulis di halaman Penawaran. Faktor lain yang memengaruhi harga per lembar dibahas di panduan order sarung dalam jumlah besar.
Cara order grosir sarung tenun, langkah demi langkah
- Pilih motif. Tambahkan motif yang Anda minati ke keranjang, atur jumlah tiap motif, lalu kirim satu inquiry untuk semuanya. Anda juga bisa mengirim daftar motif dan jumlah kodi lewat halaman Kontak.
- Terima penawaran. Tim kami membalas lewat WhatsApp dengan harga grosir, waktu proses, dan detail pengemasan. Kalau ingin melihat kainnya langsung, sampel tersedia atas permintaan, dan separuh ongkos kirimnya kami tanggung.
- Bayar DP 50%. Pesanan diproses setelah DP 50% diterima. Perlu dicatat, DP tidak dapat dikembalikan jika pembeli membatalkan pesanan.
- Tunggu proses pesanan. Pesanan di bawah 5 kodi (100 lembar) diproses dalam 7 hari kerja. Pesanan yang lebih besar dijadwalkan sesuai jumlahnya.
- Lunasi dan terima barang. Sisa 50% dibayar saat pesanan siap dikirim. Kami mengirim ke seluruh Indonesia lewat mitra logistik, dan Anda menerima nomor resi untuk melacak kiriman. Lama pengiriman bergantung pada kota tujuan dan layanan ekspedisi.
- Cek saat barang tiba. Hitung jumlah per motif dan periksa kondisi kain. Jika ada barang rusak atau salah kirim, hubungi tim kami paling lambat 5 hari kerja setelah barang diterima, dengan nomor pesanan serta foto produk dan kemasannya.
Desain siap produksi yang belum dipakai atau dicuci dan masih dalam kemasan asli bisa diretur dalam 5 hari kerja. Ongkos kirim retur umumnya ditanggung pembeli, kecuali barang tidak sesuai, salah kirim, atau rusak sebelum diterima. Produk custom tidak bisa diretur. Ketentuan lengkapnya ada di kebijakan Pengiriman & Pengembalian.
Tips menyusun order pertama untuk reseller
- Mulai dari 1–2 kodi. Jumlah ini cukup untuk menguji pasar tanpa menahan modal terlalu lama.
- Campur motif. Ambil beberapa motif dari koleksi yang berbeda, lalu catat motif mana yang paling cepat habis. Motif itulah yang diperbanyak di order berikutnya.
- Catat nama motif dan koleksinya. Nama seperti Mahogany Noir (Juara Harar) atau Ikat Troso (Botol Alons) memudahkan pesan ulang tanpa salah motif.
- Hitung mundur dari tanggal stok dibutuhkan. Jumlahkan waktu proses, waktu kirim, dan waktu Anda memotret serta mengunggah produk. Banyak toko menyiapkan stok sarung lebih awal menjelang Ramadan dan Idulfitri, jadi beri jarak waktu yang cukup sebelum musim itu tiba.
Tips menjual kembali sarung tenun tangan
- Hitung harga modal per lembar. Mulai dari harga grosir per lembar setelah diskon, tambahkan ongkos kirim yang dibagi jumlah lembar, lalu tambahkan biaya kemasan dan biaya platform penjualan. Harga jual Anda dihitung dari angka ini.
- Foto sendiri tiap motif. Tampilkan kain utuh, detail tekstur, dan motif dari dekat. Cantumkan ukuran dan bahan sesuai yang tertulis di halaman produk.
- Jelaskan bagian-bagian sarung. Pembeli lebih mudah memilih kalau tahu mana kepala dan mana badan sarung. Istilahnya dijelaskan di panduan anatomi sarung.
- Sampaikan bahwa ini tenun tangan. Jelaskan bahwa sedikit perbedaan antarlembar adalah ciri tenun tangan, bukan cacat. Batas antara keduanya dibahas di panduan quality control sarung tenun.
Supaya pembeli bisa merawat sarungnya dengan benar, bagikan panduan cara mencuci sarung tenun, lengkap dengan kartu perawatan siap pakai.
Mulai order grosir di Heritage Loom
Lihat motif yang tersedia di katalog, susun campuran motif dalam kelipatan kodi, lalu kirim inquiry lewat keranjang atau halaman Kontak. Tim kami akan membalas lewat WhatsApp dengan penawaran.
Artikel Lainnya

Sarung Private Label: Cara Meluncurkan Merek Sarung Sendiri Bersama Produsen Indonesia
Sarung private label memungkinkan butik, distributor, atau pemilik merek menjual sarung tenun tangan dengan nama mereka sendiri. Panduan ini menjelaskan beda desain siap produksi, custom, dan private label, kapan waktu yang tepat untuk memulai, serta lima langkah meluncurkan lini sendiri: menentukan desain, menyiapkan label dan kemasan, menyetujui sampel, merencanakan jumlah dan jadwal, sampai order ulang. Di Heritage Loom, desain custom dipesan mulai 1 kodi (20 lembar) per desain dan bisa dilengkapi logo, label, serta kemasan Anda sendiri.

Cara Mencuci dan Merawat Sarung Tenun: Panduan yang Bisa Dibagikan Reseller ke Pelanggan
Sarung tenun tangan bisa awet bertahun-tahun dengan perawatan sederhana. Panduan ini menjelaskan cara mencuci sarung tenun, mulai dari cucian pertama sampai menjemur, menyetrika, dan menyimpan, serta cara mengatasi noda tanpa membuat warna pudar atau anyaman tertarik. Ada juga tips menjaga stok bagi reseller dan kartu perawatan singkat yang bisa dibagikan ke pelanggan.

Quality Control Sarung Tenun untuk Order Besar: Cara Heritage Loom Menjaga Kualitas dari Sampel sampai Pengiriman
Sarung tenun tangan tidak pernah identik, jadi quality control untuk order besar harus bisa membedakan variasi alami dari cacat yang sebenarnya. Panduan ini menjelaskan apa saja yang dicek di setiap tahap, mulai dari sampel acuan dan konsistensi warna sampai pengecekan akhir sebelum dikemas, jenis cacat yang perlu diwaspadai, serta hal yang perlu disepakati tertulis, termasuk toleransi, kelas cacat, dan sampling AQL. Di bagian akhir ada cara Heritage Loom menjalankan quality control dan 4 langkah order dalam jumlah besar.
